Halaman

Selasa, 19 Juni 2012

Rapatkan Barisan dan Teriakan, "Untukmu Indonesia"

Indonesia disatukan oleh persamaan senasib, "sama-sama dijajah oleh Belanda". maka dari itu para pendiri bangsa berusaha sekeras mungkin agar Indonesia tidak mengalami hal seperti itu kembali. para pendiri bangsa tersebut berusaha agar tidak memihak kepada salah satu blok, baik blok barat maupun blok timur. Indonesia juga menjadi pelopor dari Gerakan Non Blok. yang menggambarkan bahwa Indonesia tidak memihak siapapun dan Indonesia bisa berdiri dengan kaki sendiri.

seiring dengan berjalannya waktu, nampaknya rakyat Indonesia sendiri tidak berfikir seperti demikian. Persamaan senasib itu nampaknya tidak cukup kuat untuk menyatukan Indonesia yang sangat luas ini. sifat kedaerahan masih sangat kental dalam budaya Indonesia. jika ada pertandingan sepak bola antar daerah hasilnya akan menjadi ricuh. rakyat Indonesia lebih mementingkan ego kedaerahan sendiri dan tidak memperdulikan "Kita Indonesia, Indonesia itu satu". 

adanya berbagai mata pelajaran yang diajarkan di SD, SMP bahkan SMA yang mengajarkan tentang nasionalisme bangsa nampaknya tidak dihiraukan. sejujurnya saya sangat setuju, ketika saya masih SD pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan masih masuk dalam ujian. sehingga ada kepedulian dari pemerintah itu sendiri untuk membawa jiwa nasionalisme dalam dada setiap anak bangsa.

Pancasila sebagai dasar negara rupanya juga hanya dibacakan dalam upacara bendera setiap hari senin. apakah ada jaminan jika setiap warga negara di Indonesia mengetahui isi dan makna dari pancasila? saya pikir tidak semuanya. ketika dahulu pancasila merupakan sebuah kata yang penuh makna, yang bisa membangkitkan jiwa para pemuda, yang bisa menyatukan kita semua rakyat Indonesia. sekarang ini pancasila hanya merupakan sebuah nama bagi anak-anak bangsa. jika ibu pertiwi nyata saya pikir beliau akan menangis melihat keadaan ini.

lambang negara kita "burung Garuda. apakah setiap warga negara di Indonesia bertanya, mengapa burung garuda yang dijadikan sebagai lambang negara? apakah arti dari lambang burung garuda tersebut? apakah setiap orang di Indonesia mengerti akan hal ini? atau paling tidak bertanya mengapa bisa seperti ini?

mungkinkan ini terjadi karena Soekarno-Hatta serta pendiri bangsa lain telah tiada? jadi kita hanya tau nama tapi tak tahu arti. apakah cita-cita mereka akan terkubur seiring dengan kepergian mereka? saya tidak setuju. sangat tidak setuju.

wahai teman-temanku, wahai saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air. ayo kita bangkit. ayo kita perbaiki diri. kita buat Indonesia menjadi negara maju. kita kabulkan cita-cita para pemimpin bangsa. kita balas pengorbanan para bunga bangsa. mereka yang gugur di medan perang, mereka yang telah mencurahkan segala yang mereka punya untuk Indonesia. kita buat keinginan mereka menjadi nyata. rapatkan barisan dan teriakan, "UNTUKMU INDONESIA!"

Selasa, 01 Mei 2012

bingung...

Aneh, sejujurnya aku ngerasa aneh sama diri sendiri. aku bingung tentang diri sendiri. Sebenarnya apa aku memang sudah mengetahui tentang siapa diriku? ataukah aku sebenarnya belum mengenal akan diriku sendiri.

Akhir-akhir belakangan ini. Aku merasa seperti satu sosok yang beda. Aku juga bingung ada apa sebenarnya. Rasanya ga semangat. Rasanya juga hampa. kadang aku menangis sendiri. tapi aku ga tau apa si yang aku tangiskan. apa aku menangis karena aku takut? ataukah aku menangis karena aku marah? aku tidak mengerti ada apa dengan diriku sebenarnya.

kalau aku takut, kalau aku marah. apa sebabnya. apa yang aku takutkan hingga aku menjadi seperti ini? apa yang membuat diriku marah sehingga aku menjadi seperti ini? aku bingung, sangat bingung, benar-benar bingung.

kadang aku sempat berfikir, apakah aku berfikir terlalu dalam dan terlalu jauh? sehingga akhirnya aku tidak menemukan jawabannya. aku juga bingung sebenarnya apa yang aku pikirkan. aku ingin berfikir berbeda dari yang lain. entahlah aku juga bingung apa yang aku pikirkan.

oh, bagaimana ini? aku merasa sangat kacau. aku merasa kosong. aku harus bagaimana?

Jumat, 27 April 2012

apakah saya tidak memiliki jiwa nasionalisme?

Saya orang Indonesia, Lahir di Indonesia, Makan dari hasil petani Indonesia, Sekolah di Indonesia dan sampai sekarang pun saya masih tinggal di Indonesia. Hanya-cita saya saya memiliki keinginan yang cukup kuat untuk sekolah di Jepang. Saya juga menyukai kebudayaan yang berhubungan dengan negeri Sakura tersebut. pertanyaannya adalah, Apakah saya tidak memiliki jiwa nasionalisme?

sebelum itu, sebenarnya apakah nasionalisme itu? kalau jawabannya nasionalisme adalah cinta kepada tanah air. masa iya saya harus mencium tanah sama air? lalu apakah nasionalisme itu?

menurut saya pribadi nasionalisme itu ibarat vitamin C yang ada dalam buah jeruk. vitamin C tersebut tidak diketahui seperti apa bentuknya, tetapi menurut penelitian dan setiap orang pasti tahu kalau di dalam buah jeruk pasti ada vitamin C. seperti itulah gambaran akan nasionalisme. tidak terlihat dan tidak diketahui seperti apa bentuknya, tapi setiap orang pasti punya jiwa nasionalisme.

Nasionalisme juga bagaikan seseorang yang sedang jatuh cinta. Kita tidak tahu bagaimana bentuk dari cinta tersebut. tapi kita mengerti tentang cinta. kenapa? karena cinta itu berasal dari perasaan. sama seperti nasionalisme, itu juga merupakan sebuah perasaan.

kemudian bagaimana cara untuk menunjukan jiwa nasionalisme tersebut? apakah dengan cara "cinta tanah air" seperti saya sebutkan diatas. menurut saya tidak juga. saya akan memberikan gambaran. saya seorang mahasiswa jurusan pendidikan sejarah. seorang mahasiswa pasti memiliki rasa tanggung jawab terhadap negri ini, ketika pemimpin negeri ini memberikan suatu kebijakan yang memberatkan rakyat mahasiswa pasti berusaha untuk meluruskannya. kemudian berhubungan dengan pendidikan, suatu saat juga saya mungkin akan menjadi seorang guru. Guru bertanggung jawab untuk mencerdaskan masyarakat. kalau masyarakatnya cerdas segala permasalahan negeri ini bisa dibereskan. selain itu masyarakat tidak akan mudah ditipu bahkan oleh pemimpinnya sendiri. kemudian berhubungan dengan sejarah, dengan sejarah akan belajar mengenai masa lalu, belajar dari tokoh-tokoh dan keadaan masyarakat, sehingga bisa melakukan sesuatu yang lebih baik hari ini ataupun yang akan datang.

kalau dihubungkan dengan hal yang di awal, saya ingin sekolah di Jepang dan mempelajari kebudayaan Jepang untuk memajukan Indonesia. Jepang salah satu negara yang maju dan bisa mempertahankan kebudayaannya yang tinggi. maka dari itu jika saya mempelajari itu, saya ingin Indonesia maju. bukan menjadi negara Jepang secara keseluruhan. tetapi nilai-nilai yang baik dan faktor kemajuannya dapat diambil oleh negeri kita.

Minggu, 22 April 2012

Apa si yang Menarik dari Sejarah

Aku pertama kali belajar sejarah itu dari kelas tiga atau empat sekolah dasar. Pada waktu itu yang aku tahu, sejarah menceritakan mengenai kerajaan-kerajaan, tahun dan semacamnya.
Ketika SMP sejarah merupakan mata pelajaran yang paling aku benci. Kalau dipikir-pikir untuk apa si menghafat Trikora, nama raja-raja yang sudah jelas tidak ada, kemudian menghafal nama pahlawan, serta membahas peristiwa masa lalu. Bukankah jika kita terus melihat masa lalu kita tidak akan maju?
Ternyata semua itu berubah ketika aku duduk di bangku SMA. Ibu Mustika guru sejarah kelas satu membuat aku menyukai sejarah. Entah cara apa yang dilakukannya sehingga aku menjadi suka. Sepertinya waktu itu aku dibuat untuk aktif dan sering bertanya mengenai mata pelajaran tersebut yang menurut saya menarik untuk dibahas.
Sejujurnya aku bukan orang yang tertarik dengan mata pelajaran yang menggunakan hitungan serta rumus yang akhir-akhirnya hanya terdapat satu jawaban. Aku ingin berbeda dari orang lain. Sejarah menuntunku untuk memiliki jalan yang berbeda. Sejarah juga membuatku berfikir abstrak serta seperti sedang menyusun potongan puzzle acak yang tercecer-cecer. Saat aku mempelajari sejarah aku seperti berpindah ruang dan waktu, melewati sebuah lorong waktu sehingga terjebak dalam peristiwa yang terjadi. Perang, perpindahan kekuasaan, cara seseorang memimpin, serta seperti memiliki banyak pengalaman yang sangat-sangat menarik. Padahal saat itu aku sedang duduk, tetapi jiwaku dibawa melayang menuju suatu peristiwa unik, menarik dan mendebarkan.
Sejak dulu, aku menyukai cerita detektif ataupun cerita misteri. Salah satu cerita yang sangat aku sukai adalah Detektif Conan. Dalam cerita itu sang detektif berusaha mencari kebenaran kasus melalui penemuan bukti-bukti yang ada. Dan menyusun urutan kejadian yang terjadi serta pengungkap kebenaran dalam kasus tersebut.
Aku pikir seperti itulah gambaran sejarah. Sejarawan merupakan seorang detektif yang bertugas mencari kebenaran dari peristiwa yang terjadi di masa lampau. Kasus tersebut diibaratkan sebagai sebuah rangkaian peristiwa masa lalu. Penuh misteri serta menggoda untuk diungkapkan. Bukti-bukti sejarah yang ada berbentuk artefak, serta peninggalan-peninggalan lain yang berserakan. Setelah itu sejarawan akan berusaha menghubungkan bukti-bukti yanga ada hingga menjadi satu dan kemudian menganalisis peristiwa tersebut. Analisis itu dipublikasikan menjadi serangkaian peristiwa sejarah yang harus dipertanggung jawabkan. Maka dari itu sejarawan merupakan seorang detektif yang berusaha mencari kebenaran sebuah peristiwa yang telah terjadi di masa lampau.
Bagi diriku mengungkap suatu peristiwa sejarah merupakan suatu hal yang sangat sangat menarik. Berbagai misteri yang ada pada sejarah berusaha memanggilku. Mereka menunggu untuk dianalisis dan dipaparkan. Bukti-bukti yang berserakan bagaikan potongan-potongan puzzle yang sangat ingin aku satukan. Setelah semuanya selesai ada suatu kepuasan sendiri dalam menyelesaikan peristiwa sejarah tersebut.
Satu hal yang sangat menarik adalah sebagai seorang muslim pedoman hidupku adalah Ak-Quran. Kandungan dalam Al-Quran sejumlah ¾ bagiannya merupakan sejarah. Dari situ aku menyadari bahwa sejarah merupakan sesuatu yang sangat penting. Ada apa dalam sejarah? Mengapa demikian?

Apa si yang Menarik dari Sejarah

Aku pertama kali belajar sejarah itu dari kelas tiga atau empat sekolah dasar. Pada waktu itu yang aku tahu, sejarah menceritakan mengenai kerajaan-kerajaan, tahun dan semacamnya.
Ketika SMP sejarah merupakan mata pelajaran yang paling aku benci. Kalau dipikir-pikir untuk apa si menghafat Trikora, nama raja-raja yang sudah jelas tidak ada, kemudian menghafal nama pahlawan, serta membahas peristiwa masa lalu. Bukankah jika kita terus melihat masa lalu kita tidak akan maju?
Ternyata semua itu berubah ketika aku duduk di bangku SMA. Ibu Mustika guru sejarah kelas satu membuat aku menyukai sejarah. Entah cara apa yang dilakukannya sehingga aku menjadi suka. Sepertinya waktu itu aku dibuat untuk aktif dan sering bertanya mengenai mata pelajaran tersebut yang menurut saya menarik untuk dibahas.
Sejujurnya aku bukan orang yang tertarik dengan mata pelajaran yang menggunakan hitungan serta rumus yang akhir-akhirnya hanya terdapat satu jawaban. Aku ingin berbeda dari orang lain. Sejarah menuntunku untuk memiliki jalan yang berbeda. Sejarah juga membuatku berfikir abstrak serta seperti sedang menyusun potongan puzzle acak yang tercecer-cecer. Saat aku mempelajari sejarah aku seperti berpindah ruang dan waktu, melewati sebuah lorong waktu sehingga terjebak dalam peristiwa yang terjadi. Perang, perpindahan kekuasaan, cara seseorang memimpin, serta seperti memiliki banyak pengalaman yang sangat-sangat menarik. Padahal saat itu aku sedang duduk, tetapi jiwaku dibawa melayang menuju suatu peristiwa unik, menarik dan mendebarkan.
Sejak dulu, aku menyukai cerita detektif ataupun cerita misteri. Salah satu cerita yang sangat aku sukai adalah Detektif Conan. Dalam cerita itu sang detektif berusaha mencari kebenaran kasus melalui penemuan bukti-bukti yang ada. Dan menyusun urutan kejadian yang terjadi serta pengungkap kebenaran dalam kasus tersebut.
Aku pikir seperti itulah gambaran sejarah. Sejarawan merupakan seorang detektif yang bertugas mencari kebenaran dari peristiwa yang terjadi di masa lampau. Kasus tersebut diibaratkan sebagai sebuah rangkaian peristiwa masa lalu. Penuh misteri serta menggoda untuk diungkapkan. Bukti-bukti sejarah yang ada berbentuk artefak, serta peninggalan-peninggalan lain yang berserakan. Setelah itu sejarawan akan berusaha menghubungkan bukti-bukti yanga ada hingga menjadi satu dan kemudian menganalisis peristiwa tersebut. Analisis itu dipublikasikan menjadi serangkaian peristiwa sejarah yang harus dipertanggung jawabkan. Maka dari itu sejarawan merupakan seorang detektif yang berusaha mencari kebenaran sebuah peristiwa yang telah terjadi di masa lampau.
Bagi diriku mengungkap suatu peristiwa sejarah merupakan suatu hal yang sangat sangat menarik. Berbagai misteri yang ada pada sejarah berusaha memanggilku. Mereka menunggu untuk dianalisis dan dipaparkan. Bukti-bukti yang berserakan bagaikan potongan-potongan puzzle yang sangat ingin aku satukan. Setelah semuanya selesai ada suatu kepuasan sendiri dalam menyelesaikan peristiwa sejarah tersebut.
Satu hal yang sangat menarik adalah sebagai seorang muslim pedoman hidupku adalah Ak-Quran. Kandungan dalam Al-Quran sejumlah ¾ bagiannya merupakan sejarah. Dari situ aku menyadari bahwa sejarah merupakan sesuatu yang sangat penting. Ada apa dalam sejarah? Mengapa demikian?

Senin, 09 Januari 2012

Hukum Ibarat Pisau yang Tajam Sebelah

sesuatu yang miris saat saya membaca koran hari ini. Pada halaman pertama terdapat sebuah artikel dalam Kompas yang berjudul "Remaja 15 Tahun Dituntut Tujuh Bulan". artikel tersebut menceritakan sebuah anak yang melakukan penjambretan yang berisikan uang Rp 1000 dituntut penjara selama tujuh bulan. hanya 1000 dan seorang anak bahkan dia belum memiliki KTP serta seharusnya belum masuk dalam hukum sudah dikenakan sanksi yang begitu tegas.

dalam artikel tersebut juga disebutkan bahwa anak tersebut tidak sekolah selama tiga bulan karena dalam penahanan. padahal uang yang dicurinya tidak seberapa dibandingkan dengan para koruptor yang telah membuat Indonesia bangkrut. Jika anak tersebut terus menerus tidak sekolah maka dikhawatirkan dia akan tertinggal pelajaran. dilihat dari dampak psikologis anak tersebut pasti akan minder jika bertemu dengan teman-temannya. jika seperti itu maka dikhawatirkan dia akan keluar dari sekolahnya. maka seorang anak bangsa yang menjadi harapan suatu negara sudah hancur masa depannya. jika sudah begitu, mau dibawa kemana bangsa kita? siapa yang akan meneruskan bangsa ini?

ada satu hal juga yang saya sesalkan pada halaman selanjutnya terdapat artikel dengan judul "Terdakwa Korupsi Kembali divonis Bebas di Semarang". hukum macam apa yang ada di Indonesia. orang yang seharusnya dikenakan sanksi malah dibebaskan. sementara rakyat kecil yang hanya seberapa dianggap melakukan kesalahan yang fatal.

jika jawabannya karena hukum itu tidak pandang bulu. seharusnya orang yang berkerah juga dikenakan hukuman yang semestinya bukan? kalau seperti ini hukum itu hanya berat sebelah. jika dilihat pula hukum itu ibarat sebilah pisau. satu sisi tajam dan satu sisi tumpul. pisau tersebut hanya tajam ke arah rakyat kecil. sementara sisi lain tumpul.

saya berfikir, bagaimanakah nasib bangsa ini sekarang? akankah kita menunggu datangnya kehancuran bangsa Indonesia. saya kira tidak. kita bisa bangkit dan memperbaiki sistem yang ada. pemuda indonesia haruslah berkualitas. agar bisa memperbaiki kesalahan di masa lalu. bangsa kita bangsa yang cerdas. seharusnya belajar dari kesalahan yang ada. jika para pemuda sudah siap untuk memajukan bangsa pasti hal ini tidak akan terulang kembali.
HIDUP MAHASISWA!!

dialog dengan pedagang candil

Saya mendapat pengalaman ketika tinggal di kota Bandung. pengalaman ini saya dapatkan ketika saya hendak membeli makanan. Saya berjalan ke arah Darul Tauhid. Di sana memang banyak sekali jajanan. saat itu adzan Ashar berkumandang. banyak orang-orang yang berjalan ke arah masjid untuk menunaikan shalat ashar.

pada saat itu saya sudah memutuskan untuk membeli lumpia basah dan candil. arah kedua jajanan ini memang tidak jauh. ketika saya melihat ke arah jajanan candil penjualnya tidak ada. yang ada hanya gerobaknya saja. dia meninggalkan barang dagangannya di pinggir jalan. saya tunggu beberapa saat sambil membeli lumpia basah.

setelah beberapa menit menunggu akhirnya penjual tersebut muncul juga. saya menghampiri tukang candil tersebut sambil berdialog dengannya.

"mas saya beli dong dua." kata saya.
"iya." kata penjual candil.
"mas-mas tadi shalat dulu ya?" kata saya
"Iya teh." kata penjual candil.
"dagangannya ditinggal?"
"iya ditinggal."
"nanti kalau ada yang ngambil gimana tuh?"
"ya ngga apa-apa ambil aja"

subhanallah! saya benar-benar kagum dengan pedagang candil tersebut. dia benar-benar seorang yang taat kepada agamanya. memang seharusnya sesibuk-sibuknya seseorang ketika saatnya shalat dia memang harus meninggalkan dagangannya.

sekarang ini memang banyak orang yang lebih mementingkan harta dibandingkan dengan agama. jika ditanya, "kenapa ngga shalat, kan sudah adzan?" pasti jawabannya "tanggung, nanti dagangan saya bagaimana."

dari dialog tersebut saya harap bisa mengambil hikmahnya. sesibuk apapun kita, jangan pernah kita meninggalkan shalat ataupun menomor duakan agama. karena dunia ini hanyalah sementara. yang kekal adalah akhirat.

Rabu, 14 Desember 2011

Soekarno Berkata : Bawakan Aku Tujuh Pemuda Maka Aku Akan menggentarkan Dunia

“Bawakan aku tujuh orang pemuda dan aku akan mengguncang dunia”
Itu adalah kata-kata presiden pertama Republik Indonesia Soekarno. Dari kata-katanya terlihat jelas bahwa dia sangat mengandalkan peran para pemuda. Soekarno tidak mengatakan kaum tua dia hanya mengatakan pemuda. Soekarno juga tidak mengatakan bawakan aku seratus orang pemuda, dia hanya mengatakan bawakan aku tujuh orang pemuda.
Ada apa dengan Soekarno? Mengapa dia mempercayakannya kepada tujuh orang pemuda? Seperti yang kita tahu, pada zaman perang kemerdekaan pemuda mempunyai peran penting bagi kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Kaum pemuda berusaha keras untuk merebut kemerdekaan tersebut melalui berbagai jalur. Ada yang melalui peperangan fisik seperti para laskar pemuda ataupun tentara pelajar. Tetapi ada pula yang melaksanakannya dengan cara intelektual, menghasilkan suatu karya atau dengan kegiatan diplomasi seperti Chairil Anwar.
Saat peristiwa Sumpah Pemuda berlangsung, kegiatan itu dipelopori oleh kaum muda dari berbagai daerah di Indonesia. Untuk pertama kalinya dilaksanakannya suatu kegiatan yang dapat mempersatukan seluruh pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928. Kegiatan tersebut akhirnya menghasilkan suatu karya besar yang dinamakan “Sumpah Pemuda”. Sumpah pemuda ini terdiri atas tiga buah sumpah.
Selain dari peristiwa sumpah pemuda, kita dapat melihat tentang Proklamasi. Memang proklamasi dibacakan oleh Soekarno dan Hatta. Sebagai dua proklamator Indonesia. Hanya saja kita tidak dapat menyangkal sejarah bagaimana proses hingga menuju proklamasi tersebut. Dalam sejarahnya proses dalam proklamasi mengalami beberapa frase. Bermula dari berita tentang kekalahan Jepang pada perang, pada tanggal 14 Agustus 1945. Sehingga para kaum muda memberikan pendapat untuk melaksanakan proklamasi sesegera mungkin. Sayangnya pendapat tersebut berbeda dengan kaum Tua. Kaum tua memilih untuk menunggu instruksi dari jepang. Karena saat itu jepang telah berjanji untuk memberikan kemerdekaannya bagi bangsa Indonesia. Akhirnya terjadilah peristiwa Rankasdengklok, dimana proses penculikan dua orang penting Indonesia yaitu Soekarno dan Hatta. Penculikan tersebut dilakukan oleh kaum muda. Akhirnya berkat peristiwa rankasdengklok serta peran serta kaum tua proklamasi dapat terlaksana.
Dari dua peristiwa besar tersebut kaum muda sangat berpengaruh dan menjadi tokoh utama. Dan berkat kaum muda juga Indonesia bisa mencapai kemerdekaan dari bangsa penjajah hingga saat ini. Tetap timbulah sejumlah pertanyaan. Apakah pemuda zaman sekarang juga dapat merubah peradaban dan menuliskan namanya dalam sejarah? Tentu saja jawabannya subjektif. Mungkin ada yang berkata YA dan ada yang berkata TIDAK ataupun BELUM. Semua itu tergantung oleh masing-masing pandangan individu.
Tetapi sejauh yang bisa saya lihat, sepertinya masih jauh untuk mencapai semua itu. Dalam kesehariannya para pemuda saat ini berbeda dengan pemuda zaman dulu. Dimana para pemuda zaman dahulu mempunyai tekat yang kuat untuk mencapai suatu tujuan. Mereka semua bersatu dan berseru untuk satu tujuan yaitu merdeka. Sedangkan pemuda zaman sekarang terlalu banyak menghamburkan waktu dan tenaga untuk hal yang seharusnya tidak dilakukan. Contohya saja para pelajar mereka banyak yang melakukan aksi tawuran. Untuk apa kegunaan tindakan tersebut? Kemudian banyak kaum muda yang terperangkap dalam jerat narkoba serta tindakan lain yang tidak seharusnya.
Kembali lagi kepada sumpah dari Bung Karno, jika beliau masih hidup pada zaman sekarang apakah beliau masih bisa berkata demikian? Sementara mental para pemuda bangsa sepertinya tidak menunjang untuk itu? Jika mental seperti sekarang mungkin tidak bisa, tetapi jika para pemuda bersatu padu. Para pemuda mempunyai suatu tujuan untuk mengubah bangsa bahkan mengubah dunia, saya yakin hal itu bisa terlaksana. Karna sesungguhnya bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Hanya saja perlu peran dari pemuda dalam hal positif untuk merubah itu semua.

Jumat, 14 Oktober 2011

Merdeka Tanahku Merdeka Negriku

disini saya akan mencoba untuk membagi suatu pengalaman. pada hari itu saya berada di rumah kediaman saya di daerah Bogor-Jawa Barat. karena iseng saya mencoba untuk ke lantai dua. di sana terdapat banyak buku milik ayah saya. sebenarnya saya tidak tertarik dengan buku-buku tersebut. karena kebanyakan adalah buku tentang matematika. sementara saya tidak menyukai pelajaran tersebut.

iseng-iseng saya membaca judul buku di sana. saya menemukan sebuah buku yang berjudul Merdeka Tanahku Merdeka Negriku 4 karya Purnawan Tjondronegoro.

saya tertarik dengan judul tersebut. covernya juga menggambarkan situasi tentara pada era kemerdekaan. ketika saya membuka lembar awal buku tersebut. disana ada ucapan "Kepada Patriot Bangsa dan Rakyat Indonesia yang Cinta kemerdekaan". lembar selanjutnya terdapat sambutan dari mantan presiden RI Soeharto (waktu itu masih menjabat sebagai presiden), Sri Sultan Hamengkubuwono, Kepala staf tentara angkatan darat, dan sambutan menteri dalam negri.

ketika membaca buku tersebut, ternyata isinya adalah tentang perjuangan rakyat indonesia yang diimpin oleh jenderal Soeharto untuk merebut Yogya yang pada saat itu sedang terjadi Agresi Militer Belanda II.di sana juga terdapat banyak sekali tokoh seperti Jenderal Soedirman. ada banyak cerita di dalamnya. termasuk diceritakan tentang wafatnya sang Jendral soedirman. selain itu juga rakyat Indonesia yang bersatu untuk mencapai satu kata "MERDEKA". walaupun diceritakan bahwa ada juga yang berkhianat dengan mendukung pihak musuh.

setelah membaca buku tersebut. saya menjadi bangga. Bangga karena saya adalah Indonesia. bangga karena saya mempunyai sejarah seperti itu. bangga karena rakyat indonesia bersatu. bangga karena para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk Indonesia.

tapi saya juga bersedih. karena pada jaman sekarang ini. sepertinya anak bangsa tidak begitu memperdulikan tentang sejarah bangsanya sendiri. apakah mereka mengetahui tentang sejarah bangsanya? apakah mereka mempunyai keyakinan seperti saat indonesia belum merdeka? apakah mereka mencintai bangsanya?

Jumat, 30 September 2011

Beruntunglah Orang yang Mempelajari Ilmu Sosial

Ilmu pengetahuan Sosial. Ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. sebenarnya beruntunglah orang-orang yang paham akan ilmu ini. karna ilmu sosial termasuk ilmu yang sukar dan membutuhkan analisis yang tinggi. ketika kita berbicara tentang ilmu sosial seperti sejarah, ekonomi, sosiologi, geografi bahkan politi, semuanya memerlukan pencernaan ilmu yang sangat baik. karena ilmu tersebut langsung terjun di dalam kehidupan masyarakat.

sejujurnya saya tidak setuju jika ada yang mengatakan bahwa Ilmu sosial di bawah Ilmu alam. karena keduanya sama-sama penting tidak ada yang lebih unggul. hanya saja ilmu alam adalah hal yang pasti. yang ilmu tersebut bisa dibuktikan langsung. contohnya gaya gravitasi bisa langsung dibuktikan. tetapi yang namannya ilmu sosial tidak bisa seperti itu. kita harus benar-benar mempelajari dan mengamati. ilmu sosial bukanlah ilmu berkomentar yang tidak berilmu. semua analisis dan hasil teori dilakukan melalui proses observasi, wawancara dan penelitian lainnya.

ilmu sosial bukanlah ilmu yang tidak berguna bahkan bisa dipandang dengan sebelah mata. kenapa? kita ambil contoh dari ilmu sejarah. ketika kita mempelajari tentang sejarah kita bisa belajar dari masa lalu untuk masa depan, kita bisa mengetahui tentang kehidupan masa lampau, bahkan kita bisa belajar mencintai negri kita sendiri.

ilmu sosial adalah ilmu yang penting. karena itu beruntunglah orang-orang yang bergelut dalam bidang ini. semuannya adalah orang-orang yang kritis.

Selasa, 27 September 2011

Sejarah, Filsafat, Sastra dan Biografi

Sejarah, filsafat, sastra dan Biografi adalah empat jenis buku yang menjadi dasar untuk kehidupan. keempat buah ilmu ini adalah ilmu wajib yang harus dikuasai oleh setiap orang. Jika satu saja hilang ataupun tidak dimiliki maka rasanya akan ada sesuatu yang kurang.
Sejarah adalah suatu ilmu yang mempelajari masa lampau dan mempunyai kronologis waktu tertentu. seseorang wajib memiliki ilmu ini. sejarah merupakan dasar seseorang mengetahui sejauh mana dia bisa mengetahui negeri tempat tinggalnya, bahkan dirinya sendiri. sejarah juga bisa membuat seseorang mencintai negerinya sendiri. bagaimana seseorang bisa mencintai negeri kelahiranya jika dia tidak mengenal sejarah bangsanya? sejarah juga mempunyai fungsi untuk memperbaiki kesalahan. kita bisa belajar banyak dari sejarah. dengan melihat sejarah kita bisa menentukan masa depan ke arah yang lebih baik.
Filsafat adalah ilmu tentang kehidupan. bagaimana seorang cendekiawan menafsirkan sesuatu dalam kehidupan terukir di sana. dari ilmu agama sampai ilmu sains semuanya terukir di filsafat. dengan filsafat kita bisa melihat ke dalam kehidupan. sehingga tidak salah dalam bertidak.
Biografi adalah kronologis perjalanan dari seorang tokoh besar. kita bisa belajar dari pengalamanya. berusaha tidak mengulangi kesalahanya dan berusaha untuk meniru apa yang telah dia berikan untuk masyarakat. dengan biografi kita mendapatkan bermacam-macam pembelajaran disana. kita bisa mengukur sejauh mana kita telah melangkah.
sastra berarti adalah sebuah tulisan yang berunsur keindahan. jiwa seni bisa tertuang disana. karna jika kita hanya menguasai tiga diatas itu terasa belum lengkap. dengan sastra kita melatih keindahan serta seni. komunikasi juga dilatih dalam sastra.
keempat unsur tersebut merupakan pokok dalam kehidupan. dengan menguasai keempat unsur tersebut kehidupan terasa ringan.

Jumat, 16 September 2011

perjalanan Bandung-Bogor

hari ini tanggal 16 september 2011, saat perjalananku pulang ke daerah Bogor. setelah sekian lamanya di Bandung untuk belajar. akhirnya bisa kembali ke daerah kelahiran.

berangkat dari daerah geger kalong jam setangah sepuluh pagi. naik angkutan umum, memutari kota Bandung kala itu. jalan yang dilalui lancar. hanya ketika di terminal saja aku menunggu hingga setengah jam di angkot. udah jam sebelas siang tapi belum ada tanda-tanda akan berangkat. udah panas disana cuman bisa ngeliat calon mahasiswa yang lagi ospek. segala pake topi dari bola. bawa sayuran dikalungin lah. ada-ada aja. pas saat itu aku mikir, ospek kan masa orientasi atau masa pengenalan, apa yang bisa dikenalin dari itu coba? itu kan ga mendidik, itu cuman jadi ajang balas dendam aja kan, tapi ga tau lah, mungkin budaya mereka kaya gitu.

jam 11an angkotnya jalan, dan ternyata cuman lima belas menit udah sampe. cuman nunggu angkot penuh aja yang setengah jam, pantes aja ya jalanan macet, orang pada ngetem semua. coba kalau ga ada angkot yang ngetem, penumpang seneng cepet ga perlu milih-milih angkot kan, terus polisi ga cape nertibin jalanan deh.

pas perjalanan di bus kebetulan aku duduk di deket jendela yang arahnya ke pinggir jalan. sepanjang salan keliatan sawah kebun pohon dll, sejuk banget perasaan itu. padahal ga semua orang punya anggapan yang sama. itu berarti bangsa Indonesia masih sadar diri, masih banyak pohon dan sawah, yang jadi ciri Indonesia.

sampe di Bogor kota yang aku banggain dari dulu, kenapa sekarang jadi beda ya. banyak gedung, angkot, macet hal-hal yang ga bisa dibanggain. sampah dimana-mana. kota Bogor kan lumayan dekat ke arah pusat ibukota tapi kenapa ga menunjukan kemajuan. kalau aja kota Bogor itu daerah mohenjo-daro harrapa pada zamanya, pasti udah jadi peradaban yang tinggi kan.

Kamis, 07 April 2011

Aku Rindu

Aku rindu
Kala hujan di hari itu
Yang membuatku bertemu denganmu

Aku rindu
Pada sebuah senyumanmu
Yang membuatku melayang dalam waktu

Aku rindu
Pada getar suaramu
Yang membuatku tersenyum selalu

Aku rindu
Pada canda dan riangmu
Yang membuat bahagia diriku

Aku rindu
Aku rindu, Aku rindu
Semua yang ada pada dirimu

-gindi-

Aku Diam

Aku diam bagai bunga
Menunggu kumbang datang menghampiri
Datanglah dan cari
Karena aku menunggu di sini

Aku diam bagai malam
Kala bulan muncul menemani
Nikmati waktu sekejap
Dalam kegelapan yang pasti

Aku diam bagai hutan
Saat waktu berlalu begitu cepat
Aku terus menanti
Sesuatu

Selasa, 29 Maret 2011

Lihat Aku

Lihat aku, perhatikan diriku
Saat air menetes
Saat luka kembali terbuka
Tersobek tercoreng luka lama

Hampa terasa
Sirna, seakan dunia sudah tiada
Lihat aku, aku terluka
Dari jiwa yang sepi terasa

Musnah sudah harapan
Perih yang tersisa seolah terbiasa
Biar aku menangis dalam rasa
Tersenyum pahit keadaan jiwa

hati gemetar
Gejolak cinta yang tengah pudar
Aku menunggu, aku terluka
Di hari ulang tahun 17

Malam Itu

Malam itu
Bagaikan sendu mengharu biru
Diam terpaku
Teriris dalam kelabu

Berdiri di tengah tanya
Sulit ku mengira-ngira
Pintu sedikit terbuka
Samar yang kulihat

Apa aku masih bisa berdiri
Jika telapak kaki sulit bekerja
Melihat mentaripun aku tak bisa
Hanya menundukan kepala

Tak kuat, aku roboh di tempat
Dalam tangis nan teriris
Semua menjadi luka
Karena sebuah cinta

Selasa, 20 Juli 2010

Dibawah Rintik Hujan

Dibawah Rintik Hujan

Titik air jatuh dari langit
Membuka lembaran lama yang tersimpan
Membuat aku teridam dalam ingatan
Pertemuan dibawah rintik hujan

Tetes air membuat aku terdiam
Termenung dalam sebuah senyuman
Senyuman malaikat dalam genangan hujan
Membuka sebuah harapan

Kubalas dengan sebuah senyuman
Bersama beberapa patah sapaan
Suatu kenangan terindah
Dibawah rintik hujan

Hujan menjadi saksi
Akan pertemuanku dengan dambaan hati
Saat datangnnya hujan

Minggu, 18 Juli 2010

jalan terbaik

Jalan Terbaik

Pertemuan singkat kita berdua
Entah terasa sangat indah bagiku
Ratapan manis wajahmu
Penuh dengan segala makna dan kenangan
Ingin aku selalu bersamamu
Selalu dan selalu bersamamu
Akan kebersamaan yang membuatku bahagia
Hanya saja
Angan dan harapan berbeda dengan kenyataan
Namun itu tidak pernah kupermasalahkan

Terimakasih
Engkau telah memberiku banyak kenangan
Ruang memori dalam perjalanannku
Akan selalu kuingat
Kenangan yang manis itu
Harus selalu kita jaga
Ingat harus kita ingat
Ruang kenangan kita berdua

Dengarkanlah aku
Engkau adalah orang yang special
Namun perpisahan ini
Galaukan inginku
Aku ingin kau disini
Namun kau harus pergi
Menyusuri jalan terbaik
Untukmu dan untukku

Cinta
Ingin aku selalu bersamamu
Namun apa yang harus aku perbuat
Ternyata perpisahan memang jalannya
Aku tidak ingin menjadi akhir
Kalaupun kita berdua ditempat yang berbeda
Untukmu dan untukku ini jalan terbaik

lilin kecil

Lilin Kecil

Cahaya kecil di dalam hati
Akan terasa hangat bersama sahabat
Hati yang selalu tetap menyatu
Akan mengenang di akhir waktu
Yakinkanlah dirimu sahabatku
Aku terus mendoakanmu di hari ulang tahunmu.

Lilin kecil yang menyala
Iringan irama kebahagiaan
Lilin kecil yang kau tiup
Iringan harapan yang kau inginkan
Neraca satu waktu yang tak kau lupa

Ketika hari ini berakhir
Engkau akan mengingat hari terindah
Cahaya waktu yang tak akan pernah kau lupa
Ingatlah
Lilin kecil yang menyala di hari ini

rindu

Rindu

Malam ini malam tanpa bintang
Sunyi sepi hanya terdengar rintik hujan
Malam kelabu tak dihinggapi sang rembulan
Renungkan diriku yang hampa dalam kenangan

Entah aku merasa salah
Ataukah semua imajinasiku saja
Aku meratap
Dalam berharap

Ah...
Ada apa dalam diriku
Seperti menunggu sesuatu
Terus dan terus menunggu
Aku akan bersabar

Aku berada dalam ruang rindu
Dengan seseorang lama tak bertemu
Kemanakah dirimu
Wahai malaikat cintaku